Menu Atas

Iklan

Minggu, 14 Desember 2025, Desember 14, 2025 WIB
Pendidikan

Halaqah Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam Digelar di Aceh Singkil

Iklan
Poto peserta sedang mendengar kan penjelasan pemateri halaqah aceh Singkil


Aceh Singkil – Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPQ–TKQ) Mashur Aceh Singkil sukses menyelenggarakan Halaqah Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam pada Senin, 15 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan diikuti oleh sekitar 120 peserta yang terdiri dari unsur pesantren, madrasah diniyah, TPQ, balai pengajian, serta tokoh pendidikan keagamaan di Kabupaten Aceh Singkil.


Halaqah ini mengusung tema “Merajut Keberagaman Umat Melalui Moderasi Beragama sebagai Pilar Peradaban Nusantara”, dengan tujuan meningkatkan pemahaman keagamaan yang moderat, inklusif, dan berkeadaban, sekaligus memperkuat peran strategis lembaga pendidikan Islam dalam menjaga persatuan dan harmoni sosial di tengah masyarakat.


Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang pendidikan dan keagamaan. Sekretaris Jenderal LP Ma’arif PBNU, Drs. Harianto Oghie, M.A., dalam pemaparannya menekankan pentingnya penerapan kurikulum cinta dalam dunia pendidikan Islam sebagai fondasi pembentukan karakter santri yang berakhlak, toleran, dan berjiwa kebangsaan.


Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Pendidikan Kabupaten Aceh Singkil, Abun Muda Irsyadul Fikri, S.Pd.I, menggarisbawahi urgensi sinergi yang harmonis antara pemerintah dan lembaga pendidikan swasta, pesantren, MDT, TPQ, serta balai pengajian demi kemajuan pendidikan keagamaan yang berkelanjutan.


Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Aceh Singkil, Abi Khalidin, mengajak seluruh insan pendidikan Islam untuk menjadi pelopor pemikiran moderat di tengah masyarakat, sebagai penyejuk dan penuntun umat dalam menyikapi perbedaan secara arif dan bijaksana. Senada dengan hal tersebut, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Aceh Singkil, Ustadz M. Yusuf, S.Ag., menegaskan bahwa pesantren harus hadir sebagai wadah penengah dan benteng masyarakat dari paham-paham radikalisme.


Selain itu, Ketua Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Aceh Singkil, Kak M. Fatahurahman Maha, M.Pd., mendorong seluruh lembaga pendidikan untuk mengaktifkan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka sebagai sarana pembinaan keterampilan, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan bagi para santri.


Ketua Panitia sekaligus Direktur LPQ–TKQ Mashur Aceh Singkil, Tgk. Ibrahim, S.Pd.Gr., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan halaqah ini dapat menambah wawasan, memperluas cakrawala berpikir, serta meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan para peserta, sehingga mampu diterapkan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat.


Dengan terselenggaranya halaqah ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar lembaga pendidikan keagamaan Islam dalam membangun peradaban yang damai, moderat, dan berakar pada nilai-nilai keislaman serta kebangsaan. Nazar

Close Tutup Iklan