Menu Atas

Iklan

Sabtu, 25 April 2026, April 25, 2026 WIB
Ke agamaan

Pimpinan Dayah di Aceh Singkil Bentuk MAPIDAS, Abuya Ali Sibra Malisi Jadi Ketua

Iklan

 

Poto bersama saat musyawarah berlangsung

Aceh Singkil - Para pimpinan pondok pesantren dan dayah se-Aceh Singkil menggelar Musyawarah Daerah di Dayah Washilatun Najah, Simpang Kanan, Sabtu (25/4/2026). 


Dalam forum tersebut, mereka sepakat membentuk wadah baru bernama Majelis Pimpinan Dayah Aceh Singkil (MAPIDAS).


Pembentukan MAPIDAS disebut sebagai langkah untuk memperkuat kebersamaan, ukhuwah, serta menyatukan visi dalam mendorong kemajuan pendidikan agama di Aceh Singkil.


Dalam musyawarah itu, Dr. Abuya H. Ali Sibra Malisi, M.HI terpilih sebagai Ketua Umum MAPIDAS masa khidmat 2026–2031. 


Ia didampingi Sekretaris Jenderal Tgk. Ibrahim, M.Pd dan Bendahara Umum Ustadz Sahbani.


Penasehat MAPIDAS, Abun Muda Irsyadul Fikri, S.Pd.I, berpesan agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta terbuka terhadap masukan dari seluruh pimpinan dayah.


“MAPIDAS harus bergerak aktif, inovatif, dan tidak hanya berjalan di tempat,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Umum terpilih, Ali Sibra Malisi, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. 


Ia mengajak seluruh pimpinan dayah untuk bersama-sama membangun forum tersebut agar memberi manfaat bagi pendidikan agama dan pembangunan daerah.


“Kami berharap MAPIDAS menjadi wadah perjuangan bersama yang mampu membawa kemajuan bagi dayah di Aceh Singkil,” katanya.


Sekretaris MAPIDAS, Tgk. Ibrahim, menambahkan bahwa forum ini diharapkan menjadi rumah besar silaturahmi para pimpinan dayah, sekaligus ruang lahirnya inovasi dan penguatan persatuan.


Ia juga berharap kepengurusan MAPIDAS dapat segera disahkan dan dilantik oleh pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan organisasi tersebut.


MAPIDAS ke depan diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan gagasan dan solusi untuk pengembangan pendidikan dayah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Close Tutup Iklan