Iklan
![]() |
| Foto saat penyambutan kepulangan jamaah haji di aceh Singkil |
Singkil –Sebanyak 91 jemaah haji asal Kabupaten Aceh Singkil yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 12 Embarkasi Aceh akhirnya tiba kembali ke Aceh Singkil dengan selamat, Senin (29/6).
Kedatangan para tamu Allah itu disambut penuh haru oleh keluarga dan kerabat yang memadati di halaman Masjid Nurul Makmur, Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil.
Suasana emosional tampak mewarnai proses penyambutan. Pelukan hangat, tangis bahagia, dan ungkapan syukur menjadi pemandangan yang mengiringi pertemuan kembali para jemaah dengan keluarga setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon SH, menyampaikan dalam sambutannya selamat datang sekaligus rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan selamat.
"Atas nama pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, kami mengucapkan selamat datang kembali ke kampung halaman. Semoga seluruh rangakain ibadah yang telah dilaksanakan di terima oleh Allah SWT dan memperoleh predikat haji yang Mabrur
dan Mabruroh,"ujarnya.
Selain itu, Bupati juga berharap pengalaman spiritual selama menjalankan ibadah haji mampu membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kemabruran haji tidak hanya tercermin dari peningkatan kualitas ibadah pribadi, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Semoga sepulang dari tanah suci, para jemaah dapat menjadi teladan serta membawa nilai-nilai kebaikan di tengah keluarga, masyarakat dan lingkungan masing-masing," harapnya.
Ia juga berharap, para jamaah haji dapat menjadi penguat syiar islam, perekat persatuan umat serta membawa kesejukan dan keteladanan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, Bupati Oyon juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh petugas Haji, Panitia, Tenaga Kesehatan
dan semua pihak yang telah mendampingi serta melayani jamaah dengan penuh dedikasi. Semoga seluruh jamaah haji diberikan kesehatan, keberkahan umur dan menjadi peribadi yang lebih baik setelah kembali dari tanah suci.
Bagi masyarakat Aceh Singkil yang belum berkesempatan. Semoga Allah SWT memanggil kita semua untuk menjadi tamunya di Baitullah.
Haji yang Mabrur bukan hanya terlihat dari pakaian putih yang pernah dikenakan, tetapi dari hati yang semakin bersih, akhlak yang semakin mulai dan kepedulian yang semakin
besar kepada sesama,"tutupnya.

Tutup Iklan