Iklan
![]() |
| Poto bupati Aceh singkil memberikan penghargaan kepada PT perkebunan Lembah Bhakti |
ACEH SINGKIL – Dedikasi PT Perkebunan Lembah Bhakti dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir akhirnya mendapat pengakuan resmi. Perusahaan perkebunan yang beroperasi di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, baru-baru ini menerima penghargaan bergengsi atas keberhasilan program pemulihan dan rehabilitasi hutan mangrove yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan selama beberapa tahun terakhir.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon kepada perwakilan manajemen PT Perkebunan Lembah Bhakti oleh Catur Wibowo selaku asisten Sustainabilty Usai upacara HUT 17 Agustus 2026 di stadion kasim tagok desa ketapang indah kecamatan singkil utara kabupaten Aceh Singkil
Penilaian didasarkan pada luas area yang berhasil direhabilitasi, tingkat kelangsungan hidup (survival rate) bibit mangrove, serta keterlibatan aktif masyarakat lokal dalam proses penanaman dan pemeliharaan.
"Penghargaan ini bukan milik perusahaan semata, melainkan buah kerja keras seluruh karyawan dan masyarakat pesisir Aceh Singkil yang telah bahu-membahu merawat 'paru-paru' alam kita," ujar Catur Wibowo saat menerima penghargaan. Ia menegaskan bahwa restorasi mangrove merupakan bagian integral dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang tidak terpisahkan dari operasional bisnis perkebunan.
Berdasarkan data yang dipresentasikan, PT Perkebunan Lembah Bhakti telah berhasil merehabilitasi lebih dari
Penanaman sebanyak 54.000 batang bakau pada luas keseluruhan 15,93 Hektar di sepanjang pesisir Aceh Singkil. Program ini tidak hanya fokus pada penanaman, tetapi juga melibatkan edukasi kepada nelayan dan warga setempat tentang pentingnya mangrove sebagai pelindung alami dari abrasi, tempat pemijahan ikan, serta penyerap karbon.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Singkil, Surkani, SE. mengapresiasi langkah konkret perusahaan. "Mangrove adalah garis pertahanan pertama bagi wilayah pesisir kita. Inisiatif swasta seperti PT Lembah Bhakti membuktikan bahwa pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan. Ini menjadi model terbaik bagi perusahaan lain di Aceh Singkil," puji beliau.
Dengan raihan penghargaan ini, PT Perkebunan Lembah Bhakti berkomitmen untuk terus memperluas area restorasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan ekosistem mangrove. Perusahaan juga berencana mengembangkan program ekowisata berbasis mangrove yang memberdayakan ekonomi warga sekitar, sekaligus mengedukasi generasi muda tentang nilai konservasi.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa sektor perkebunan di Aceh Singkil dapat menjadi agen perubahan positif bagi lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan ekologis wilayah pesisir menghadapi tantangan perubahan iklim.nazar


Tutup Iklan