Menu Atas

Iklan

Rabu, 12 Agustus 2026, Agustus 12, 2026 WIB

Koni Aceh Singkil Gelar Rakerda Jelang Pora 2026 Mendatang

Iklan



Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Aceh Singkil mengambil langkah strategis dalam memetakan arah pembangunan olahraga daerah melalui penyelenggaraan Rapat Kerja Daerah (Rakerda). 


Bertempat di Gedung Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Singkil, pada Kamis (13/8/2026), menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan visi organisasi menjelang Pekan Olahraga Rakyat Aceh (PORA) 2026 yang akan diselenggarakan di Aceh Jaya.


Dengan mengusung tema "Memperkuat Sinergi dan Tata Kelola Organisasi Menuju Prestasi Olahraga Aceh Singkil yang Unggul dan Berkelanjutan", Rakerda ini dipimpin langsung oleh Ketua KONI Aceh Singkil, Hidayat Riadi Manik, S.H., bersama Panitia Pelaksana yang diketuai oleh Rudi Faisal dan Seksi Acara Zainal Abidin Simatupang, S.Pd. 


Kehadiran Forkopimda, termasuk perwakilan Bupati yang diwakili Asisten III, Kodim 0109, Polres, serta Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap ekosistem olahraga yang sehat dan terstruktur.


Dalam sambutannya, Hidayat Riadi Manik menekankan bahwa Rakerda bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi bagi lompatan prestasi di masa depan. 


Agenda utama pertemuan ini meliputi evaluasi kinerja periode sebelumnya, penyusunan program kerja tahunan yang lebih tajam, penguatan koordinasi antar-bidang, serta pemetaan potensi atlet secara komprehensif.


"Melalui Rakerda ini, kita harus mampu menelorkan rekomendasi dan program kerja yang konkret, yang bermuara pada peningkatan kualitas olahraga di daerah. 


Semua langkah yang kita ambil hari ini harus sejalan dengan arah pembangunan daerah dan fokus pada pembinaan atlet," ujar Riadi.


Ia mengajak seluruh pengurus dan 19 cabang olahraga (cabor) yang hadir untuk menjaga sinergi dan komunikasi yang efektif. 


Menurut Riadi, kunci keberhasilan tidak hanya terletak pada bakat individu, tetapi pada sistem pembinaan yang terintegrasi dan dukungan organisasi yang solid.


Menyongsong PORA 2026, KONI Aceh Singkil menempatkan pembinaan atlet sebagai prioritas mutlak. 


Riadi memberikan instruksi tegas agar seluruh cabor, baik yang telah maupun belum memperoleh tiket kualifikasi, untuk tetap konsisten melakukan pelatihan intensif.


"Saya tidak ingin ada celah dalam pembinaan. 


Di masa kepemimpinan ini, kesinambungan antara pembinaan dasar dan pencapaian prestasi harus berjalan beriringan. 


Bagi cabor yang belum lolos, jadikan ini motivasi untuk terus berlatih. 


Bagi yang sudah lolos, segera susun proposal pendampingan dan persiapan teknis," tegasnya.


Riadi juga mengingatkan pentingnya administrasi dan perencanaan anggaran yang matang bagi cabor yang telah lolos seleksi PORA. "Kita harus proaktif. 


Jangan menunggu saat terakhir, karena akuntabilitas dan kesiapan logistik adalah bagian dari tanggung jawab bersama agar atlet dapat bertanding dengan optimal," tambahnya.


Penutupan Rakerda ditandai dengan komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola olahraga yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. 


Dengan dukungan penuh dari Forkopimda dan partisipasi aktif dari seluruh elemen olahraga, KONI Aceh Singkil optimis dapat menghadirkan atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh Singkil.


Langkah konsolidasi ini diharapkan menjadi katalisator bagi terciptanya ekosistem olahraga yang berkelanjutan, di mana prestasi diraih melalui proses pembinaan yang ilmiah, sistematis, dan didukung oleh infrastruktur kebijakan yang kuat.

Close Tutup Iklan