Iklan
![]() |
| Foto saat kegiatan berlangsung di lapangan tenis PT socfindo kebun lae butar aceh Singkil |
ACEH SINGKIL – PT Socfindo Indonesia Kebun Lae Butar memberikan pelatihan Best Management Practice (BMP) sekaligus menyalurkan bantuan alat panen kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Aceh Singkil sebagai upaya meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Tenis Kebun Lae Butar, Kamis, diikuti perwakilan kelompok tani dari sejumlah desa di sekitar wilayah operasional perusahaan, antara lain Kelompok Tani Maju Bersama, Sejahtera, Lae Paku, Lae Oncim, Lae Mbara, Lubang Tunggung, dan kelompok tani lainnya.
Asisten Kepala (Askep) PT Socfindo Kebun Lae Butar, Horas Sitorus, mengatakan program kemitraan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kapasitas dan kesejahteraan petani sawit.
"Melalui program kemitraan ini, PT Socfindo menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar, tidak hanya melalui pendampingan teknis, tetapi juga dengan memberikan dukungan sarana produksi yang dibutuhkan petani," kata Horas.
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai penerapan Best Management Practice untuk meningkatkan produktivitas kebun, kualitas hasil panen, serta pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.
Selain penyampaian materi, perusahaan juga menyerahkan bantuan alat panen kepada kelompok tani sebagai dukungan terhadap peningkatan efektivitas dan efisiensi kegiatan panen di lapangan.
Menurut Horas, bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong petani menerapkan praktik budidaya yang lebih baik sehingga mampu meningkatkan hasil produksi dan pendapatan.
Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi antara peserta dan tim perusahaan mengenai berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari teknik panen, pemeliharaan tanaman, pemupukan hingga upaya meningkatkan kualitas produksi.
PT Socfindo menyebut program BMP menjadi salah satu agenda pembinaan rutin perusahaan dalam memperkuat kemitraan dengan kelompok tani di sekitar wilayah operasional.
Melalui program tersebut, perusahaan berharap sinergi dengan masyarakat terus meningkat guna mendukung pembangunan sektor perkebunan kelapa sawit yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan di Aceh Singkil.nazar


Tutup Iklan